Membangun Karakter Islami di Era Digital: KUA Jatitujuh Sambangi MA Bagus Rangin ~ KUA
Selamat Datang di KUA Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majalengka Jawa Barat

Membangun Karakter Islami di Era Digital: KUA Jatitujuh Sambangi MA Bagus Rangin

Setelah sukses dengan rangkaian kegiatan edukasi remaja sebelumnya, KUA Kecamatan Jatitujuh kembali melanjutkan estafet program BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah). Destinasi kali ini adalah Madrasah Aliyah (MA) Bagus Rangin Jatitujuh pada Selasa, 10 Maret 2026.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah yang religius ini dihadiri oleh para siswa kelas 9 yang sedang berada di masa transisi penting menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.














Investasi Mental untuk Generasi Madrasah

Program BRUS ini bukan sekadar sosialisasi biasa. Bagi siswa kelas 9, masa ini adalah waktu di mana rasa ingin tahu sedang memuncak. KUA Jatitujuh hadir untuk memberikan arah agar rasa ingin tahu tersebut tersalurkan ke hal-hal positif.

Materi yang disampaikan dikemas dengan pendekatan nilai-nilai keagamaan dan sosial, meliputi:

  • Menjaga Izzah dan Iffah: Bagaimana remaja muslim dan muslimah menjaga kehormatan diri di tengah pergaulan modern.

  • Literasi Digital: Bijak menggunakan media sosial agar tidak terjebak dalam hoaks, cyber bullying, atau konten negatif.

  • Perencanaan Masa Depan: Memotivasi siswa untuk fokus pada pendidikan dan prestasi, serta menghindari pernikahan dini yang belum terencana.

Suasana Kegiatan di MA Bagus Rangin

Sejak pukul 09.00 WIB, aula kegiatan sudah dipenuhi oleh wajah-wajah antusias. Berbeda dengan sekolah umum, diskusi di MA Bagus Rangin terasa lebih dalam karena dikaitkan dengan pemahaman fiqih dan akhlak yang sudah mereka pelajari sehari-hari di madrasah.

Tim dari KUA Jatitujuh memberikan simulasi dan diskusi kelompok yang membuat para siswa berani mengutarakan pendapat mereka mengenai tantangan menjadi remaja di zaman sekarang.


Mengapa Harus Siswa Kelas 9?

Banyak yang bertanya, mengapa menyasar kelas 9?

"Kelas 9 adalah usia di mana remaja mulai mencari jati diri. Kami ingin memastikan sebelum mereka melangkah ke jenjang yang lebih luas, mereka sudah memiliki 'benteng' iman dan logika yang kuat," ujar salah satu pelaksana dari KUA Jatitujuh.

Harapan Bersama

Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan siswa-siswi MA Bagus Rangin Jatitujuh mampu menjadi teladan atau role model bagi remaja lainnya. Remaja yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga matang secara emosional dan taat secara spiritual.

Terima kasih MA Bagus Rangin atas sambutan hangatnya. Bersama KUA Jatitujuh, kita wujudkan generasi muda yang hebat dan bermartabat!


0 komentar:

Post a Comment

Silahkan beri komentar